HARLAH IKMPB KE-42: Momentum Memperkuat Solidaritas dan Spirit Kolaborasi Antar Generasi



Bondowoso – Ikatan Keluarga Mahasiswa Pergerakan Bondowoso (IKMPB) UIN Kiai Achmad Siddiq Jember sukses menggelar peringatan Hari Lahir (HARLAH) IKMPB ke-42 yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Aula Ijen Raung pada hari Sabtu, 27 Juni 2026 dengan mengusung tema "Aktualisasi Nilai sebagai Sublimasi Intelektual : Lentera 42 Tahun IKMPB", kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi lintas generasi yang mempertemukan pengurus aktif, alumni, dewan pembina, dewan penasehat, serta berbagai elemen keluarga besar IKMPB. Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon. Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta bersama-sama mengenang perjalanan panjang organisasi yang telah menginjak usia ke-42 tahun sebagai salah satu organisasi kedaerahan mahasiswa Bondowoso yang konsisten melahirkan kader-kader berintegritas.

Presiden IKMPB Periode 2026–2027, Mohammad Rizki, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan hari lahir bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen seluruh kader dalam menjaga eksistensi organisasi. 

"Empat puluh dua tahun bukanlah perjalanan yang singkat. IKMPB tumbuh karena semangat kebersamaan, loyalitas kader, serta kontribusi para alumni yang terus membersamai organisasi ini. Mari jadikan HARLAH ke-42 sebagai titik penguat untuk terus melahirkan kader yang progresif, adaptif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kekeluargaan," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota untuk terus membangun sinergi dan inovasi dalam menghadapi tantangan zaman, sehingga IKMPB tetap menjadi organisasi yang relevan bagi mahasiswa Bondowoso di lingkungan UIN Kiai Achmad Siddiq Jember.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dewan Pembina IKMPB, Barihul Fajri, S.E. Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa kekuatan utama IKMPB terletak pada soliditas antaranggota dan kesinambungan nilai-nilai organisasi dari generasi ke generasi.

Menurutnya, setiap kader memiliki tanggung jawab untuk menjaga marwah organisasi dengan terus meningkatkan kapasitas intelektual, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap masyarakat. Ia berharap HARLAH ini menjadi ruang evaluasi sekaligus motivasi agar IKMPB semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah maupun almamater.

Ketua IKMPB Pusat, Bahrullah, S.Pd., turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menilai bahwa IKMPB merupakan wadah strategis dalam membangun karakter mahasiswa Bondowoso yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan jiwa kepemimpinan.

Ia berharap komunikasi dan kolaborasi antara kepengurusan pusat, komisariat, serta para alumni dapat terus diperkuat agar organisasi mampu menjawab berbagai tantangan di masa mendatang.

Momentum HARLAH juga dihadiri oleh salah satu alumni IKMPB yang kini menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bondowoso, Ahmad Mansur, S.H.I., M.H. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan rasa bangganya dapat kembali berkumpul bersama keluarga besar IKMPB.

Menurutnya, organisasi telah menjadi ruang pembelajaran yang membentuk karakter kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta semangat pengabdian yang hingga kini masih menjadi bekal dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.

"Jangan pernah berhenti berproses di organisasi. Apa yang dipelajari hari ini akan menjadi modal besar ketika nantinya mengabdi di tengah masyarakat. IKMPB telah membuktikan mampu melahirkan banyak alumni yang berkiprah di berbagai bidang," tuturnya.

Sementara itu, Dewan Penasehat IKMPB, Dr. Bachtiar Rifa'i, S.Ag., M.Pd.I., mengajak seluruh kader untuk senantiasa menjaga nilai-nilai keilmuan, akhlak, dan persaudaraan yang telah menjadi identitas organisasi selama lebih dari empat dekade.

Ia menekankan bahwa usia organisasi yang semakin matang harus diiringi dengan peningkatan kualitas kaderisasi, penguatan budaya akademik, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang diwariskan oleh para pendahulu.

Rangkaian kegiatan HARLAH ke-42 juga diisi dengan penampilan seni budaya, sesi refleksi perjalanan organisasi, pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, serta sesi foto bersama seluruh peserta sebagai bentuk komitmen menjaga persaudaraan lintas generasi.

Peringatan HARLAH IKMPB ke-42 menjadi bukti bahwa organisasi ini tidak hanya bertahan dalam lintasan waktu, tetapi terus berkembang sebagai rumah besar bagi mahasiswa dan alumni Bondowoso. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam melanjutkan estafet kepemimpinan serta mewujudkan IKMPB yang semakin progresif, berdaya saing, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, serta bangsa.


Diberdayakan oleh Blogger.