PELANTIKAN PENGURUS IKMPB 2026–2027 RESMI DIGELAR, USUNG SEMANGAT REORIENTASI KEPEMIMPINAN MAHASISWA
Jember — Ikatan Keluarga Mahasiswa Pergerakan Bondowoso (IKMPB) resmi melaksanakan pelantikan pengurus baru periode 2026–2027 pada Minggu pagi, 24 Mei 2026 di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Lantai 2 UIN KHAS Jember. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan dengan dihadiri oleh jajaran senior/alumni IKMPB, jajaran pengurus lama dan baru, anggota dan kader organisasi, serta para tamu undangan baik dari organisasi daerah dan komunitas di lingkup UIN KHAS Jember.
Pelantikan tahun ini menjadi momentum bersejarah bagi IKMPB, sebab kepengurusan periode 2026–2027 menjadi penggagas pertama pelaksanaan acara pelantikan yang diselenggarakan secara resmi di Kabupaten Jember. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk pembaruan organisasi sekaligus upaya memperluas eksistensi dan semangat kolektif mahasiswa Bondowoso di lingkungan perguruan tinggi.
Acara diawali dengan prosesi pelantikan pengurus baru yang menjadi simbol estafet kepemimpinan organisasi. Dalam prosesi tersebut, pengurus yang dilantik menyatakan komitmennya untuk membawa IKMPB menjadi organisasi mahasiswa daerah yang aktif, progresif, dan berorientasi pada pengembangan intelektual serta pengabdian sosial.
Selain prosesi pelantikan, agenda juga dirangkai dengan prosesi pendemisioneran pengurus periode sebelumnya sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama masa kepengurusan.
Ketua panitia pelaksana, Muhammad Aldi, dalam prakata sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara pelantikan. “Pelantikan ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi menjadi momentum lahirnya semangat baru dalam membangun organisasi yang lebih solid dan berdaya guna,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden IKMPB terpilih periode 2026–2027, Mohammad Rizki, menegaskan komitmennya untuk menjadikan IKMPB sebagai ruang pengembangan mahasiswa yang mampu melahirkan generasi kritis, progresif, dan memiliki kepedulian sosial terhadap daerah maupun masyarakat.
Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh pengurus untuk menjaga solidaritas organisasi dan memperkuat budaya intelektual di lingkungan mahasiswa Bondowoso. “Kepengurusan ini harus menjadi langkah bersama untuk menghadirkan organisasi yang tidak hanya aktif secara struktural, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi mahasiswa dan masyarakat,” ungkapnya.
Presiden demisioner, Abdul Basyit, turut menyampaikan pesan dan harapan kepada kepengurusan baru. Ia berharap IKMPB dapat terus berkembang dan menjaga nilai kekeluargaan yang selama ini menjadi identitas organisasi. “Organisasi ini dibangun atas semangat kebersamaan dan perjuangan. Saya berharap pengurus baru dapat melanjutkan perjuangan tersebut dengan penuh tanggung jawab,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Pembina IKMPB, Ahmad Fauzan,S.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial dan moral di tengah masyarakat. Ia juga mendorong agar IKMPB terus menjadi wadah pembinaan karakter, intelektualitas, dan kepemimpinan mahasiswa daerah.
Kegiatan pelantikan berlangsung dengan penuh antusiasme dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol solidaritas dan awal perjalanan baru kepengurusan IKMPB periode 2026–2027.

Kirim Komentar